Karena Sekenario-Nya Lebi Indah
Karena Sekenario-Nya Lebih Indah Suara denting jarum jam memenuhi ruangan kamar Farah, waktu telah menunjukkan pukul 23:00 malam, namun matanya masih enggan untuk terpejam. Fikirannya terus berkecamuk, Dia terus berfikir apakah ia kurang bersyukur pada Tuhan, ataukah dia lalai pada kewajibannya. Cobaan demi cobaan yang Farah rasakan serasa tidak ada hentinya, ia ingin menjerit, marah dan mengadu namun pada siapa ia bisa meluapkan semuanya, hanya Tuhan yang tahu apa yang ia rasakan, hanya Tuhan yang akan mengerti dan memberikan solusi yang terbaik, mungkin ia hanya harus sedikit bersabar atas segala cobaan ini. Sebuah pernikahan yang terlampau ia impikan, sebuah pernikahan yang akan segera berlangsung, sebuah ijab qabul yang tinggal di ikrarkan tiba-tiba terhenti begitu saja. Lelaki yang amat ia sayang dan cintai harus meregang nyawa ketika perjalan...